Notice: Undefined offset: 1 in /home/deeles22/public_html/wp-content/plugins/visitors-online/visitors-online.php on line 505

Notice: Undefined offset: 2 in /home/deeles22/public_html/wp-content/plugins/visitors-online/visitors-online.php on line 505

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/deeles22/public_html/wp-content/plugins/visitors-online/visitors-online.php:505) in /home/deeles22/public_html/wp-content/plugins/visitors-online/visitors-online.php on line 557
Mengenal Human Design – Dee Lesmana
Mengenal Human Design

Human Design adalah sebuah sistem yang menggabungkan unsur-unsur kebijaksanaan tradisional dari astrologi, I Ching, Kabbalah, sistem chakra Hindu-Brahmin, dan fisika kuantum. Sistem ini dibuat oleh Robert Allan Krakower, yang kemudian mengubah namanya menjadi Ra Uru Hu. Sistem ini bertujuan memberikan wawasan tentang sifat dan perilaku manusia.

Prinsip Dasar

Human Design berpendapat bahwa manusia terhubung dengan alam semesta. Data kelahiran seseorang, termasuk waktu, tanggal, dan tempat kelahiran, penting untuk menentukan desain, cetak biru atau jalan hidup unik mereka.

Robert Allan Krakower atau yang dikenal sebagai Ra Uru Hu mengalami pengalaman mistis pada tahun 1987 yang mengarah pada penciptaan Human Design. Dia menghabiskan bertahun-tahun mengembangkan sistem ini, menggabungkan ajaran mistis tradisional dengan konsep dari fisika kuantum.

Simak video berikut yang menceritakan tentang kisah pertemuan Ra Uru Hu dan "The Voice":

Bagan Kelahiran dan BodyGraph

BodyGraph Human Design adalah representasi visual dari pusat energi dan saluran seseorang, mirip dengan sistem chakra dalam Hindu. BodyGraph ini dibuat menggunakan data kelahiran seseorang dan posisi planet-planet pada saat kelahiran mereka.

BodyGraph mencakup sembilan pusat energi (Chakra), 64 gerbang energi, dan 36 saluran energetik (channel). Setiap komponen mewakili aspek-aspek yang berbeda dari kehidupan dan sifat seseorang. Saluran energetik menghubungkan pusat-pusat energi (chakra), dan setiap gerbang energi sesuai dengan hexagram di I-Ching.

BTW, jika Anda ingin mendapatkan BodyGraph Human Design Anda, silahkan masuk ke tautan link berikut: Mencari Cetak Biru dan Jati Diri - Human Design - Pembacaan Cetak Biru Manusia (merancangkehidupan.id) atau https://humandesign.merancangkehidupan.id/

Fisika Kuantum dan Neutrino

Salah satu aspek unik dari Human Design adalah penggunaan fisika kuantum, terutama peran neutrino. Neutrino adalah partikel subatom yang bergerak hampir dengan kecepatan cahaya dan menembus segala sesuatu, termasuk tubuh kita.

Human Design mengklaim bahwa neutrino membawa informasi dan memberi kita data spesifik pada saat kelahiran kita. Informasi ini membentuk dasar dari BodyGraph kita dan desain unik kita.

Astrologi dan Sistem Kuno Lainnya

Human Design juga menggabungkan elemen dari berbagai tradisi kebijaksanaan kuno, menciptakan sebuah sistem yang kaya dan holistik untuk memahami diri manusia. Salah satu elemen utama yang digunakan dalam Human Design adalah astrologi. Posisi planet pada saat kelahiran seseorang dianggap sangat penting karena diyakini mempengaruhi desain individu tersebut. Data kelahiran seperti waktu, tanggal, dan tempat digunakan untuk membuat BodyGraph, sebuah peta energi yang menunjukkan bagaimana energi kosmik mempengaruhi kehidupan dan sifat-sifat seseorang.

Selain astrologi, Human Design juga mengintegrasikan 64 hexagram dari I Ching, sebuah sistem kebijaksanaan Tiongkok kuno. Setiap hexagram dalam I Ching melambangkan gerbang tertentu dalam BodyGraph, yang mewakili aspek spesifik dari pengalaman manusia dan sifat individu. Hexagram-hexagram ini menyediakan panduan mendalam tentang bagaimana seseorang dapat memahami dan bekerja dengan energi yang ada dalam kehidupan mereka. Dengan memasukkan I Ching ke dalam Human Design, sistem ini menggabungkan wawasan spiritual kuno dengan pemetaan energi modern.

Struktur Kabbalah Tree of Life juga tercermin dalam Human Design, menambah dimensi lebih lanjut pada pemahaman energi manusia. Kabbalah, sebuah tradisi mistik Ibrani, menggunakan Tree of Life sebagai diagram metafisik yang menggambarkan jalur spiritual dan penciptaan. Dalam Human Design, konsep ini digunakan untuk menggambarkan pusat-pusat energi dalam BodyGraph, yang berfungsi mirip dengan pusat energi dalam sistem chakra Hindu. Sistem chakra sendiri mencakup tujuh pusat energi yang mengatur berbagai aspek fisik dan emosional seseorang. Dalam Human Design, jumlah ini ditingkatkan menjadi sembilan pusat energi, yang memberikan pandangan lebih rinci tentang bagaimana energi mengalir dan berinteraksi dalam tubuh manusia. Integrasi dari berbagai tradisi ini membuat Human Design menjadi alat yang kuat untuk eksplorasi diri dan pemahaman spiritual yang mendalam.

Aspek Genetik dalam Human Design

Human Design juga menyelidiki aspek metafisik dan mengklaim adanya hubungan dengan genetika, menawarkan perspektif unik tentang bagaimana ciri-ciri genetik dapat mempengaruhi desain individu. Sistem ini menggali lebih dalam dengan meneliti bagaimana kode genetik manusia mungkin terhubung dengan prinsip-prinsip yang mendasari Human Design. Dalam konteks ini, Human Design mengajukan konsep bahwa pola-pola dalam DNA manusia memiliki korelasi dengan komponen-komponen tertentu dalam BodyGraph, seperti gerbang dan saluran energi.

Pendukung Human Design berpendapat bahwa ada keselarasan antara 64 gerbang dalam BodyGraph dan 64 kodon dalam DNA manusia, yang bertanggung jawab atas pengkodean asam amino. Mereka melihat ini sebagai lebih dari sekadar kebetulan, mengklaim bahwa ada hubungan mendasar antara struktur genetik kita dan desain energi kita. Ide ini mengundang spekulasi dan diskusi tentang kemungkinan bahwa informasi genetik kita dapat mempengaruhi sifat-sifat kepribadian dan jalan hidup kita sesuai dengan peta Human Design kita.

Namun, klaim ini tetap bersifat teoretis dan belum didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Meskipun demikian, banyak yang menemukan nilai dalam metafora ini sebagai cara untuk memahami diri mereka sendiri dan interaksi mereka dengan dunia. Dengan menggabungkan wawasan dari genetika dan sistem kuno lainnya, Human Design menawarkan pandangan yang mendalam dan holistik tentang bagaimana kita bisa memahami diri kita sendiri melalui lensa genetik dan energi.

Jenis Human Design dan Predisposisi Genetik

Human Design mengkategorikan individu menjadi empat jenis utama: Manifestors, Generators (termasuk Manifesting Generators), Projectors, dan Reflectors. Setiap jenis ini diyakini mencerminkan konfigurasi energi yang unik dan peran spesifik dalam kehidupan. Manifestors adalah individu yang cenderung memulai dan menginisiasi tindakan, sementara Generators, yang mencakup Manifesting Generators, dikenal karena kemampuan mereka untuk bekerja dengan konsisten dan penuh semangat. Projectors berperan sebagai penuntun atau pengelola, membantu mengarahkan energi orang lain dengan cara yang efektif. Terakhir, Reflectors dianggap sebagai cermin masyarakat, menunjukkan keadaan kolektif melalui sifat reflektif mereka.

Beberapa ahli dan praktisi Human Design berpendapat bahwa keempat jenis ini mungkin memiliki akar genetik, mencerminkan predisposisi terhadap perilaku atau karakteristik tertentu. Misalnya, mereka menyarankan bahwa Manifestors mungkin memiliki gen yang mendorong sifat kepemimpinan dan inisiatif, sementara Generators mungkin memiliki gen yang mendukung daya tahan dan dedikasi dalam pekerjaan. Projectors mungkin memiliki gen yang terkait dengan kemampuan pengamatan dan penilaian, sedangkan Reflectors mungkin memiliki gen yang membuat mereka lebih sensitif terhadap lingkungan sekitar mereka. Meskipun menarik, hipotesis ini masih bersifat teoretis dan memerlukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan bukti yang mendukung hubungan ini.

Hubungan antara jenis Human Design dan predisposisi genetik masih menjadi topik yang diperdebatkan dan belum terbukti oleh penelitian ilmiah yang ketat. Banyak ahli genetika dan ilmuwan memandang klaim ini dengan skeptis karena belum ada data empiris yang mendukung bahwa gen tertentu dapat secara langsung mempengaruhi tipe Human Design seseorang. Meski begitu, sistem Human Design terus menarik minat banyak orang yang mencari pemahaman lebih dalam tentang diri mereka dan bagaimana mereka berinteraksi dengan dunia. Bagi banyak orang, pengkategorian ini memberikan kerangka kerja yang bermanfaat untuk refleksi diri dan pengembangan pribadi, meskipun hubungan genetiknya masih perlu dieksplorasi lebih lanjut.

Aplikasi Praktis Human Design

Meskipun banyak konsepnya bersifat teoretis, Human Design telah menemukan aplikasi praktis di berbagai bidang.

  • Pengembangan Diri dan Kesadaran Diri: Banyak orang menggunakan Human Design untuk pengembangan diri dan pemahaman diri. Sistem ini memberikan wawasan tentang kepribadian, perilaku, dan tujuan hidup yang dapat memfasilitasi pertumbuhan pribadi. Informasi lebih lanjut bisa diakses disini: https://humandesign.merancangkehidupan.id/

  • Hubungan dan Kecocokan: Wawasan Human Design tentang dinamika antarpribadi telah diterapkan pada hubungan dan kecocokan. Memahami desain diri sendiri dan orang lain dapat mendorong empati, komunikasi, dan harmoni. Informasi lebih lanjut bisa akses disini: https://tribelio.page/hd-relationship

  • Bisnis dan Kepemimpinan: Di dunia bisnis, Human Design telah digunakan untuk memahami dinamika tim, gaya kepemimpinan, dan budaya organisasi. Aplikasi ini dapat meningkatkan kolaborasi, produktivitas, dan kesuksesan secara keseluruhan. Informasi lebih lanjut bisa akses disini: https://www.corporate.merancangkehidupan.id/

  • Pendidikan dan Pengasuhan Anak: Pendidik dan orang tua juga menemukan nilai dalam wawasan Human Design, menerapkannya untuk memahami gaya belajar, motivasi, dan kebutuhan individu. Pemahaman ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih mendukung dan mengasuh. Informasi lebih lanjut bisa diakses disini: https://parenting.merancangkehidupan.id/

Kesimpulan

Human Design adalah alat yang unik dan kaya untuk eksplorasi diri dan pertumbuhan. Meskipun klaim-klaimnya bersifat teoretis dan simbolis, banyak orang menemukan nilai dalam sistem ini sebagai alat untuk memahami diri sendiri dan meningkatkan kualitas hidup.

Semoga bermanfaat!

Salam,
Dee Lesmana

Shares